Victoria’s Secret Made in Indonesia, Asli kah?

September 6, 2009

Banyak pertanyaan mengenai produk Victoria’s Secret yang berlabel “Made in Indonesia”, antara lain, asli kah produk ini ? atau benarkah Indonesia yang membuat produk Victoria’s Secret ?

Untuk pertanyaan kedua, jawabannya adalah : “Ya”, salah satu negara yang memproduksi produk Victoria’s Secret adalah Indonesia (selain China dan India), produk Made in Indonesia ini dapat ditemukan di toko-toko resmi Victoria’s Secret di U.S.A, harap diketahui bahwa Victoria’s Secret tidak membuka cabang resmi diluar U.S.A

Baju seksi dari Victoria’s Secret (VS) meskipun dibuat di Indonesia, tidak berarti kualitas nya menurun atau kalah dibanding negara lain. Kenapa? Hal ini dikarenakan team Quality Control dari VS yang sangat teliti dalam meloloskan apakah sebuah produk layak jual dengan menyandang label Victoria’s Secret yang sangat elegan dan terkenal karena kualitasnya tersebut. Hal ini memunculkan pertanyaan, kalau tidak lolos, produk tersebut dikemanakan? Jawabannya ya dikembalikan ke pabrik pembuatnya untuk dibuang, karena pabrik pembuat produk tersebut, biasanya terikat kontrak untuk tidak menjual merk tersebut di negaranya sendiri.

Tetapi dalam prakteknya, barang-barang “buangan” tersebut masih bisa diperjual belikan oleh pabrik pembuatnya dengan harga yang sangat miring, bahkan masih di claim/diakui sebagai barang asli oleh penjualnya.

Nah, dari pertanyaan pertama, apakah produk Victoria’s Secret yang berlabel “Made in Indonsia” adalah produk asli? Jawaban kami adalah “Ya, jika produk tersebut dibeli di toko resmi Victoria’s Secret” :).

Berikut kami lampirkan juga cuplikan article dari web lain yang menjelaskan mengenai “barang cacat” :
—————————————

Stock Lot D& G

Bahasa keren dari sisa produk, namun lebih dikenal sebagai sisa ekspor.

Pesanan biasanya datang ke sebuah pabrik garmen dari sebuah perusahaan pemegang lisensi merek, bisa juga dari sub nya.. artinya.. order itu di sub kan ke orang lain, dan pihak ketiga yang mencarikan pabrik untuk membuat sesuai p.o ( purchase order ).

Biasanya.. sepanjang yang saya ketahui, dalam p.o, pihak pemberi p.o. mengirimkan juga material-materialnya secara lengkap, dari bahan, kancing, resleting, benang, merek, dan ornamen2 lainnya yang sesuai dengan standard merek yang mereka miliki. Biasanya mereka mengirimkan material-material dalam jumlah yang berlebih dengan asumsi jika ada kesalahan produksi, maka tetap ada material untuk membuat yang baru. Misalnya: untuk 100 ptg dibutuhkan 2000 m bahan, maka mereka akan mengirimkan 3000 m, dibutuhkan kancing 1000pcs, maka akan dikirim 2500…

Setelah diproduksi, maka pihak pemberi PO atau trading house yang diberi kuasa akan mengirimkan orang untuk qc Qc asing biasanya memiliki mata setajam burung elang… jahitan miring sedikit, maka baju tersebut langsung dilempar ke bak sampah, jika kancingnya miring sedikit, langsung masuk bak sampah, atau jahitan dibelakang leher yang di mata awam tidak ada yang salah, langsung dinyatakan tidak layak kirim.

Barang-barang yang tidak layak kirim atau dinyatakan cacat ini yang kemudian dijual ke luar pabrik dengan harga miring disebut ( stocklot ). Namun sering juga terjadi, jika semua barang yang dipesan sudah dikirim, maka sisa material dijahit ( persis seperti aslinya ) dan dijual keluar dengan harga miring ( wajar karena materialnya gratis… hehehe )… barang-barang ini sering disebut stock lot juga..

Namun sering trading house atau pemilik factory outlet tidak jujur. Barang tembakan alias fake dibilang stock lot atau sering juga… mereka membeli barang aslinya satu, trus dibuat copynya, namun disebut stock lot. Atau sering juga dicampur, stock lot asli dengan tembakannya… Sepanjang yang saya tahu, pabrik-pabrik besar yang membuat barang ekspor biasanya tidak menjual retail atau partai dalam jumlah tertentu… biasanya mereka borong / angkat isi satu pabrik… biasanya trading house… Misalnya sisa produksi mereka 8000 pcs, maka harus dibeli semua… memang murah banget sih… tapi dari 8000pcs… bisa saja ada 1000 pcs yang rusak total, 500 masih bisa direkayasa, sisanya layak jual… semua tergantung nasib lah…. tapi yang jelas bisnis ini sangat menguntungkan… Bagaimana tidak.. sering trading house membeli sangat murah dalam rupiah… lalu menjual kembali ke buyer-buyer asing dalam dollar… atau euro….

Sumber Artikel : BelanjaSampaiMati
—————————————

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s